hello

hello

bio

Friday, December 28, 2012

kotak

" rasa aku kalo kami ngumpul tu bakal garing... "

" kok garing? "

" dah beda-beda sekolahnya "

" aku sama anak aksel kemarin beda beda sekolah, pas kumpul main uno sepanjang main kelahi terus. karna cara, tradisi, lawakan, semuanya, beda. sama kayak yang kamu bilang waktu tu. yakan? "

" bener. sekolah seolah ngotak ngotakin orang yang dulu sama-sama "


itu potongan percakapan aku via bbm sama seto malam ini. entah kenapa aku jadi pengen membicarakan lebih lanjut sebuah perandaian kotak ini. kalian pasti ngerti kotak yang aku maksud, bukan kotak kardus, bukan kotak sepatu, kotak amal, apalagi kotak band. 

kotak yang mengurung semuanya yang sejenis. entah itu sekolah, suku, agama, rumah, pokoknya sebuah lingkungan dan ruang lingkupnya.

mungkin cuma seto yang makai istilah ini. ya, anak diluar kotak itu -_-" ceritanya dia out of the box, and he is. kalian harus kenal dia. aku kangen dia. hm, yasudah. sekilas info tentang dia.

aku rasa pembicaraan kali ini agak nyangkut sama post aku yang sebelumnya, perbedaan atau persamaan. mungkin hari ini aku cuma nyeritain perbedaan, dan faktanya bahwa kita ada didalam sebuah kotak sekarang.

disadur lagi dari pembicaraan aku sama seto, kami pernah bicarain tentang sudut pandang seseorang untuk menganggap sesuatu itu "lucu". misalnya gini, di kelas A, anak anak pada ketawa karna pisang. sementara kelas B ketawa karna tomat. saat seorang anak kelas A menjelaskan betapa lucunya pisang dihadapan seorang anak kelas B, palingan anak kelas B cuma menatap aneh anak A yang tertawa terbahak-bahak karena pisang.
" apasih bagian lucunya? "
kira kira gitu. atau, contoh yang lebih universal. kita sering dengar kan, "ih, diluar negeri toiletnya gak pake air." hm, jangan jangan bule bilang "ih, di indonesia toiletnya pake air". kita menganggap aneh sesuatu yang diluar kotak kita.

udah sadar kita udah dikurung sama lingkungan sendiri?

sebenarnya ini bukan hal yang buruk. manusia beradaptasi, makhluk hidup lain juga beradaptasi. mereka mereka beradaptasi didalam kotak mereka. mengenal suhu didalam kotak itu, orang orang didalamnya, suasananya, apa yang menarik, apa yang baik, apa yang tidak baik, semuanya. juga aku beberapa hari lalu bbman sama temen aku dari sma plus, sekolah di Riau yang makai sistem boarding school. aku benar benar curious dengan kehidupan temen temen aku disana. kebetulan temen temen smp aku juga banyak yang masuk sana. jadi aku nanya gimana mereka hidup di 'kotak' mereka. tentu aja banyak yang beda. aku gak yakin, setelah aku sekitar hampir 2 tahun sekolah di smandel, kalau dilempar kesana bakal bertahan. yah, aku juga udah nyaman dengan 'kotak' aku.

tadi pagi ada yang nonton Wild Child di trans tv? film yang bercerita tentang seorang anak gaul (mungkin) di Amerika, yang dipindahkan ke sekolah di Inggris. sekolah yang amat sangat disiplin, yang bertolak belakang dengan pribadi dia di Amerika sebelumnya. kalian harus nonton, filmnya bagus. kalian bisa liat gimana seseorang dimasukkan kedalam kotak yang berbeda dengan kotaknya sebelumnya. tapi akhirnya, dia bisa beradaptasi dalam sekolah itu. bahkan gak bisa pindah lagi. udah nyaman disana.

ya, nyaman. hal itu yang diciptakan dari kotak kita saat kita sudah terbiasa didalamnya. bisa karna terbiasa, simpel nya gitu. 

tapi sementang kita didalam kotak, jangan jadi orang yang tertutup. kalau bisa kita harus tau gimana keadaan kotak kotak lain. pas nyediain makanan buat orang minang, jangan lupain cabe karna di 'kotak' mereka suka pedas. kita harus nerima perbedaan orang. apa yang kita kira benar, belum tentu bagi mereka benar. gak usah bersikeras bahwa 'kotak' kita adalah 'kotak' yang paling baik, apalagi sampai ngejek orang lain. if you're really the best, you won't insult people. toleransi, walaupun harus garing pada awalnya.

perbedaan gak selamanya buruk kan? walaupun persamaan yang terus cenderung menyatukan. kalian tau apa lanjutan dari percakapan tadi?


" bener. sekolah seolah ngotak ngotakin orang yang dulu sama-sama " 

" kotak. tapi walaupun beda kan bisa tetap asik. menertawakan perbedaan itu enak "


iya, menertawakan perbedaan. bukan menertawakan dalam arti ngejek, tapi lebih kayak " we're different, so what? ". main uno sambil berdebat kalau sekolah A ngambil empat kartu sementara sekolah B ngambil dua kartu malah bikin permainan semakin rame. kalau main flat aja, malah ngebosenin kan?
bahkan teman smp yang dulu satu kotak dengan kita, sekarang pas udah dipisahin ke kotak kotak yang bermacam macam, udah ada aja yang berbeda.

time flies, dude.
kadang kalau ingat ingat masa lalu, dan ngeliat keadaan sekarang yang udah berbeda sering gak percaya gitu. dulu aku gini, kok sekarang gini? ah iya, kebetulan sebentar lagi bakal tahun baru. coba buat kaleidoskop 2012 dan liat gimana perubahan kalian yang membuat kalian berbeda disetiap hari, setiap bulan. huft, waktu berjalan terus yah.

hmm..sekian post aku malam ini. udah malam soalnya, kasian diajak mikir banyak banyak. babaaay dan selamat (hampir) tahun baru <3

Sunday, December 23, 2012

sunday sunshine

hai! 

hmm, aku tau ini agak sedikit pagi untuk posting, tapi i just want to share my excitement about...
wait wait wait.

yah, begitulah. kurang lebih kemarin aku baru aja nerima rapor. alhamdulillah, nilai aku cukup memuaskan. aku akhirnya bisa dapat angka 9 di rapor, di pelajaran tik sama b.inggris. biasanya nilai aku bejejer angka 8 semacam autotext saking gak adanya angka lain. akhirnya, yagitu :')

tentu aja sebelum nerima rapor, aku harus ujian semester dulu. kalau aku, aku gak pernah bener bener niat dalam ngerjain ujian semester. jadi..aku selalu membawa..ehem menyimpan para malaikat malaikat kecil ini dilaci dan dikotak pensil..

ini rahasia kita ya *kedip sampai katarak*

aku gak bisa mempelajari terlalu banyak kayak pas ujian semester, jadi ya hasil semester aku biasanya jelek jelek. apalagi mtk. pas mtk, sumpah. aku rasanya bisa ngerjain soal soal itu, aku selalu dapat jawabannya dari option. tapi aku bingung, kenapa orang lain pada bilang kalau jawabannya banyak gak ada? bahkan yang pintar pun bilang susah, sementara aku bilang aku bisa ngerjain. ini terlalu random. dan yah pas hasilnya keluar, ternyata nilai aku amat sangat rendah. manaaa yang bisa dikerjakan tuuu?? manaaaa????

ah, iya. makasih ya.
bagi aku, hal terpenting dari sebuah ujian bukan nilai yang akan kita dapat, bukan pelajaran yang akan kita ingat, tapi ujian yang sudah kita lewatkan. aku udah bersyukur ujian itu lewat, urusan berikutnya biar ajalah. fuck me, huh?
dan aku lebih nganggap serius ulangan harian dari pada ujian semester. biasanya kalau ulangan harian aku gak make 'malaikat-malaikat' tadi sih, kecuali pas pelajaran tertentu seperti pran... dan seja.... isi sendiri ya!

jadi, ujian udah lewat. rapor juga udah diterima. udah satu semester aku lewati di kelas 11. rasanya baru kemaren nulis daftar pelajaran, perkenalan sama guru pkn, putus, pacaran, pon dan sebagainya. ternyata udah 6 bulan ya..

berarti kasarnya, tinggal 3 semester lagi aku bakal keluar dari kehidupan sma. it scares me the most.

nah! ini yang bakal aku bagi dengan kalian pagi ini.

awalnya, mungkin aku adalah satu dari beberapa remaja labil sma yang udah kelas 11 pun tapi gak tau mau lanjut kemana. mula mula, aku mencoba yakin pada satu obsession standar, yaitu kedokteran. setiap remaja mau jadi dokter, tiap ibu mau anaknya jadi dokter, tiap orang butuh dokter. tapi aku gak minat. aku bilang sama mama kalau aku gak minat. jadi, aku masih terus galau mau milih apa.

kemudian aku pengen ikutan abang, abang aku masuk ke stt telkom jurusan sistem informasi. aku rencananya pengen juga nerusin ke hal hal berbau IT gitu, soalnya aku memang suka berkecimpung disana #halah. tapi, kata mama cewek kalau disana jarang dipakai, dan itu semacam pernyataan kalau aku sebaiknya gak kesana.
dan akhirnya aku galau lagi..

aku terlalu, amat sangat galau. aku cari cari di internet jurusan apa yang bakal cocok, yang bakal aku suka, hasilnya buntu. aku juga nanya sama semua orang. aku nanya sama teman teman, alhasil aku malah tambah ciut ngedengar cerita mereka yang udah punya tujuan. aku bahkan pengen ngikut tes psikotes biar tau aku bisanya apa. aku rencananya biarin mama aku aja yang milih, aku tinggal ngikut. bahkan aku nge-email shitlicious panjang lebar, dan dia hanya bilang "jangan biarkan orang lain mengatur masa depanmu." halaaaah gimana lagi? aku gak tau cara mengaturnya sendiri.

jadi ada satu malam, aku sama mama aku lagi nonton berita. jadi ada reporternya gitu kan. aku nanya sama mama aku
 "ma, kalau jadi jurnalis tu, kuliahnya apa? ".

 dia jawab "komunikasi".

 dan aku mulai nyari nyari soal jurusan komunikasi tadi, secara aku di agasis jadi reporter dan amat sangat menikmati, aku rasa aku suka disana. tapi ada yang bikin aku kecewa,

" itu kan ips, dek "

mama aku bilang gitu. ah, iya. ips. ips itu memang seratus persen kelemahan aku. aku lebih baik belajar kimia, fisika atau mtk daripada harus belajar ips. bukannya apa apa, tapi emang aku amat sangat bodoh untuk mengingat. aku bisa lupa banyak hal. bahkan aku bisa lupa make sendal kalau keluar. bahkan untuk hitungan di ips, aku juga bodoh. ekonomi misalnya, aku gak ngerti. dan angkanya kebanyakan. aku gak yakin bisa survive seandainya aku milih jurusan ips.
aku juga punya following twitter sekaligus blogger yang anak komunikasi namanya kak irvinalioni, dia pernah nyebutin apa apa aja yang dipelajari di komunikasi. aku sempat retweet sih, cuma lupa aku fav :| dah aaarhh, isinya pelajaran pelajaran yang aku gak bisa pahami semua.
awalnya aku tetap bulatin aku ambil komunikasi. ngeliat keinginan aku, kayaknya mama aku udah mulai ngedukung. tapi akhirnya aku temuin tujuan yang sebenarnya..

jadi kemarin, pas terima rapor, tentu ada percakapan antara mama sama guru penasehat akademis aku, bu fauziah atau bu fau. bu fau dengan teganya membeberkan kenakalan aku disekolah ke mama aku. bu fau bilang aku mada disekolah :| untung aja nilai aku meningkat, jadi rapor masih bisa aku jadiin hadiah hari ibu untuk mama. dan tujuan itu aku temukan saat bu fau bilang gini...

" jadi fani besok mau nerusin apa bu?  " bu fau nanya ke mama aku.

" katanya dia mau komunikasi. "

" heh, ngapain komunikasi. komunikasi itu ips. ini nilainya bagus bagus di ipa. kenapa gak kemarin masuk ips, disana mereka di arahkan semua. kalau ipa, susah. kalau emang mau komunikasi, harus bersaing. "

dan aku merasa berdosa milih jurusan ips..dulu aku kuat mau ipa, tapi aku malah ambil lahan anak ips..

" jadi bagusnya apa ya bu? "

" gimana kalau desain grafis aja? fani ini saya lihat bagus disana. dia tuh ada 'seni' nya. "

dengar kata kata itu..aku serasa ngeliat bola lampu, ngeliat cahaya matahari, ada suara paduan suara nyanyi seriosa...

desain grafis...


mama aku juga semangat nge dengar saran bu fau. aku juga makin semangat. kenapa aku gak terfikir desain grafis? aku juga punya following twitter dan blogger yaitu kak mutialhanan yang kuliah di desain komunikasi visual. dia nyeritain apa apa aja tugasnya, ini itu semua tentang dkv di blog nya. awalnya aku gak tertarik, karna aku gak bisa ngegambar. aku bukannya gak suka ngambar, aku suka tapi gambar aku gak bagus :| 

bagi aku, nyanyi itu hobi, nulis itu bakat, kalau gambar? i have no idea.

tapi aku suka dan amat sangat suka mempelajari aplikasi aplikasi dari komputer gitu, semisal photoshop. dibayangan aku desain grafis itu bakal aktif didepan komputer, aku rasa aku bakal enjoy karna aku emang suka. aku emang gak ngerti-ngerti kali, tapi aku akhirnya sadar aku minatnya disana. minat, ya, minat. jadi ini dia minat, saat kalian tau kemampuan kalian gak seberapa, tapi kalian yakin bahwa disana kalian bakal menikmati, bahwa disanalah kalian. itu dia. aku biasanya gak pernah se optimis ini tentang kuliah. dan sekarang aku udah bulat. aku mau ngambil desain grafis atau desain komunikasi visual.
tapi aku gatau juga nih, apa bedanya desain grafis sama desain komunikasi visual. atau mereka sama? :| ah sekitar itulah pokoknya =))

ternyata ini rasanya punya tujuan. entah ini cuma omong kosong atau semangat yang berkobar cuma di awal awal, tapi aku memang merasa hidup kembali. aku ngerasa ada sesuatu yang aku kejar. ada hal yang akan aku dapat setelah susah payah belajar di sma. perasaan kayak gini udah 3 semester gak aku temukan. aku cuma belajar..belajar..belajar..gak tau untuk apa. dan rasanya..ah.. tak terdeskripsikan.

ngomong ngomong, katanya kalau mau desain grafis yang bagus harus ke itb. ah, itb. idaman semua orang. tapi aku gak boleh nyerah! itb bung??!! lanjuuut!!!  i won't give up!!



kalian gak tau betapa semangatnya aku nulis ini semua. aku terlalu senang bisa bergabung dengan mereka mereka yang punya tujuan. yang bisa nulis sebuah almamater impian di bio twitter atau status bbm. semoga aku gak patah semangat dalam perjalanan meraih impian :") mangat faniii :"")

oke, sekian cerita aku pagi ini. untuk yang punya rencana liburan, selamat berlibur! untuk yang gak ada..umm..mari kita buat liburan dengan cara kita tersendiri. aku kayaknya bakal sering nge post blog untuk ngilangin bosan. huft..

hahahaha yang penting libur :p enjoy your holiday guuuyysss :***

Thursday, December 13, 2012

kretak

tiba tiba pengen nulis gaje disini.

kretak?

mungkin itu istilah berupa backsound yang sering aku pake buat menggambarkan hati yang retak.

" ndeh, kretak. " biasanya si aku bilang gitu. atau "kretak kali ha". ya, semacam itu.

akhir akhir ini sudah terlalu sering kretak.

kretak. kretak dimana mana.


anggaplah hati sebuah material, sebuah benda.
diserang berkali kali, retak.
retak berkali kali, pecah.
pecah? gak bisa dipakai lagi.

mati rasa.

kretak aja terus, sampai akhirnya pecah, gak bisa dipakai.
mati.
gak akan ada aku lagi.

saatnya kamu yang kretak.

Saturday, December 8, 2012

" antara dua.. "

" aku sebenarnya antara dua. antara karena aku tau itu gak enak, makanya aku gak memperlakukan orang seperti itu. atau, aku ngelakuinnya biar orang sadar apa   rasanya "

barusan sekitar berapa jam yang lalu, aku bilang gitu ke seto. awalnya aku cerita, kenapa aku gak mau nge klakson orang. karena aku sendiri takut dan kaget kalau diklakson, aku gak mau pengendara lain ngerasain hal yang sama kalau aku klakson.
sementara, aku juga gak selamanya gitu. kemarin, aku bilang ke seto "cuekin aja aku", dan yah, dia benar benar nyuekin aku. sakit sekali rasanya :') kemudian entah kenapa aku dapat kesempatan buat balas dendam karena besoknya dia bilang "available kan aja statusnya sekalian" dan aku bener bener 'available' kan :') hahaha so much win :') akhirnya dia sadar apa rasanya..

aku nulis bukan untuk curcol masalah atau apa apa, lagi lagi aku pengen mengutarakan opini aku yang terinspirasi sama kata kata aku diatas tadi.

Friday, November 23, 2012

[PROJECT] Celebrate #SeventyTwoKAlicers

RELATED TO http://saya-tipluk.blogspot.com/2012/11/seventytwokalicers.html

----

Faroh Nur Alfani, 15, sman 8 pekanbaru, pekanbaru
@farohalfani
ITWAM Readers

1. Apa ya.. fan fiction nya kalik. soalnya ngikutin if this was a movie yang agak tersendat sendat itu :')

2. faaaan fictioooon~~

3. fan fiction lagi...tapi jangan kebanyakan pov :( pusing :(

4. g. surat untuk greyson
eerrh......

5. b. IF THIS WAS A MOVIEEE!! *minta dilanjutin*


6. sumpah iya serasa tantangan :|
lagunya susaaaaaahh! ngos ngosan -_-  tapi ya gitu :') semoga bisa jadi ost. If This Was A Movie, if this was a movie.. #getitbro?




7. siapa? greyson?
iya deh. greyson. siapa itu greysoooon?
yang aku tau sih greyson pacarnya maddi :"
gak tau mau nebak apaaaaa, pokoknya ada greysonnya. gitu deh. hahahahahahaha.


menangin aku ya tiiii, penasaran sama bukunya titi :3 lanjutin if this was a movie dong tiii :(:(:(



Sunday, November 18, 2012

Maria Angelina's Official Blogpage: hai eh hallo fani !

Maria Angelina's Official Blogpage: hai eh hallo fani !: sudah sudah lama sekaliiiiiii  aku tidak mampir ke sini setelah aku menulis postingan terakhir di blog, campuran antara sibuk dan gak punya...



you just gave me a perfect breakfast for this morning, njel  :))
baru aku buka dashboard blog, kau udah nge post ini :"")
aaaa padahal pas malam waktu kau nulis post ini kita bbman dikit :"")
well okay, kalau kau merasa kau bukan sahabat yang baik.
aku punya  gelar yang lebih bagus untuk kau.
kau tu sahabat yang  paling bisa aku andalkan.
ya iya, kau garing -_- tapi setidaknya, karna itu kau adalah orang yang paling tau kondisi aku saat aku lagi serius
aku lagi serius benar benar sedih
saat yang lain  menanggapi aku yang sedih dengan mengajak aku tertawa,
tapi kau lah  satu satunya orang yang menanggapi aku yang sedih dengan jalan keluar,
dengan saran,
dengan menyuruh aku teriak dan bangkit,
dengan membantu mengutip beling beling kaca yang udah aku pecahkan,
dengan kata kata yang bikin aku sadar,
yang menyadarkan kesalahan aku,
dan mendukung kebenaran aku.
gak semua orang bisa seperti itu njel.
semua orang bisa balas bbm aku semenit setelah aku kirim.
tapi balasannya gak seperti kau.
mungkin  kau emang gak selalu ada waktu pundak aku butuh sandaran.
tapi, kau tau? pundak aku yang mencarimu.
jadi yah..aku gak memungkiri apapun  yang kau tulis di blog  kau.
tapi kau punya pernyataan yang lebih baik, dari sini :))
udah cukup jelas kan kalau kita memang  akan tetap seperti ini?
makasih post nya ya njeeel <3

yaa karna hitungannya foto foto kita cuma sedikit :| dan kau udah pake semuanya :| aku cuma tersedia foto ini =)) love you njel! 

Saturday, November 17, 2012

lessthanmoreisenough: seventeen

lessthanmoreisenough: seventeen: Hai, selamat datang. Udah berapa generasi aku gak nge-blog? Baiklah, meskipun gak ada satu makhluk pun yang kangen sama tulisan aku, tapi ...

hey, thank you.
selamat mengulang bulan yang kedua juga ({})

so just pull the trigger

mungkin judul post ini udah langsung ngingatin kita dari lirik lagu rihanna yang russian roulette. emang sih, aku juga ngetik post ini diiringi sama lagu itu sekarang.

you can see my heart beating,
you can see it through my chest
that i'm terrified, but i'm not leaving
i know that i must pass this test...

well, aku udah cukup lama gak  nge post. setelah pasang surut, atau bisa dibilang pasang yang ketinggian dan surut yang keterlaluan mencekik pada masalah keuangan, aku akhirnya membulatkan tekad untuk minta uang lima puluh ribu sama mama untuk beli pulsa smartfren. dengan suara bergetar, dan mungkin kaki juga bergetar, aku minta uang dan akhirnya dikasih. bukan, bukan karena mama aku genderuwo makanya aku takut, hanya saja...ya. segan. segan mintanya.

jadi disinilah aku sekarang, mengambil waktu sekitar--semoga sempat--15 menit buat nge post apa aja yang lewat di otak aku sekarang. termasuk lagu rihanna tadi. sumpah udah cukup lama aku gak dengan lagu russian roulette. tapi ntah kenapa tiba tiba melintas lagi. besok besok kita cover ya! kalau ada waktu..

kalau ada waktu..

kalau ada waktu..

iya, kalau ada waktu. aku curiga, makin besar kita, makin sedikit jatah waktu kita untuk menjalani hidup. untuk bernafas, duduk, diam, melamun, makan gorengan, atau bahkan duduk nonton ccc 3. pas sd, aku bisa nonton sinetron stripping tiap hari tanpa kehilangan satu episode pun. dulu aku ngikutin intan, dan habis intan ada sinetron apa entah judulnya, pokoknya dia ada dimas andrean sama nia ramadhani. ada yang ingat?
sekarang? aku cuma ngikutin satu sinetron, ccc 3. dan udah kelewatan banyak sekali guys, aku bahkan terlambat tahu kalau jadwal tayangnya udah agak dimajuin, dari jam 19.00 (kalau gak salah) jadi jam 18.00, dan tetap hari jumat.

intensitas aku nonton sinetron tadi cuma contoh kecil dari betapa butuhnya aku dengan waktu sekarang. mau contoh yang besarnya? emang kenapa aku butuh banyak waktu? apa yang mau aku selesaikan? itukah yang ada di benak kalian? itu? apa itu? oke, bunuh aku.

related to the title of this post, i feel like there's so many guns aim themselves onto myself. ada banyak bayangan bayangan disekitar aku yang lagi mencondongkan pistol ke kepala aku, perut aku, atau vertebra dorsalis dan costae vera aku. mereka berasal dari banyak hal.

yang pertama, sekarang, seperti biasa, dan seterusnya, masalah sekolah. iya, sekolah nan keras ini. yang punya satu musim, yaitu musim ulangan. pernyataan tadi sekaligus menyatakan kalau setiap hari, setiap watu, setiap tiap, oksigen yang aku hirup di sekolah aku itu berasal dari reaksi sesak pepat musim ulangan tadi. di musim ulangan yang permanen ini, petani tidak mencangkul, nelayan tidak melaut, mereka cuma ke pj (istilah kantin buat sekolah aku, dicurigai singkatan dari pujasera) dan berusaha menutup mata sebentar dari kenyataan bahwa dalam waktu 15 menit kedepan bakal ada ulangan yang harus dihadapi. jadi secara kasat panca indra aku punya ulangan berturut turut, guru yang menuntut kalau pelajaran mereka adalah pelajaran terpenting. it kills me, almost. i don't know why i can survive for about a year until now in this kind of situation.

yang kedua, masalah cinta. hahahaha yang mau close tab, udah dibolehkan kok dari sekarang. lampu exit udah dihidupin, pintu darurat disebelah kiri dan kanan. ada apa dengan perjalanan cinta fani? well, it's kinda complicated. dan aku juga bawaannya cengeng yang kalau udah ada masalah kerjaannya nangis aja. aku lagi dituntut sekarang. dituntut untuk tidak menuntut. dituntut untuk belajar. belajar untuk mengurangi ekspektasi. ekspektasi yang berlebihan. sekian. mau cerita lebih lanjut bisa datangi aku kerumah, bawa buah ya.

yang ketiga, masalah pertemanan. ada yang bilang, masa masa sebaya aku gini, adalah masa masa lagi sensitif sensitif nya. yaaa gitu. temen kita gak maksud nyakitin kita, tapi hati nan labil ini udah tercabik cabik rupanya. dan ya, namanya juga pertemanan, pasti ada kelahi kelahinya dikit dikit. well, keadaan pertemanan aku yang bisa dibilang amat sangat terbuka, walaupun kadang masih ada yang ditutupi dan kadang pengen bikin forum cuma belum terkumpul nyali buat ngaku apa yang ada dihati masing masing, sebenarnya adalah seduhan teh paling hangat yang ada disekolah. yang meluk aku pas nangis ya mereka. yang ngelus pundak aku pas remed juga mereka. yang jadi bulu penggelitik tiap hari sampai perut keram juga mereka. jadi, aku cuma pengen bilang sama mereka mereka yang tanpa disebutkan namanya pasti udah sadar diri, aku sayang kalian. sayang kali.

yang keempat, masalah keluarga. didalam keluarga aku, aku dituntut untuk mandiri. mungkin mandiri yang berlebihan yang anak anak atau remaja remaja lain gak rasakan. mungkin hal ini agak sensitif kalau dipublish. intinya, aku udah terbiasa kok dengan apa yang harus aku lakukan dirumah. sometime i'm wondering, kenapa badan sekecil aku harus menarik beban sebanyak banyaknya?  buka tutup botol aja masih remedial. huft.

dan yang terakhir, penutup yang paling tragis, masalah keuangan. pernah ngerasain ngutang sama diri sendiri? itulah yang aku rasain sekarang. uang itu ada, tapi aku lagi upaya mati matian membuat keuangan aku yang pasang surut kayak yang udah aku bilang diawal tadi, jadi balance. well, dengan latar belakang bukan anak ips, aku bingung gimana caranya. mungkin ya cuma ini jalan keluarnya sekarang, aku berutang sama diri sendiri. aku harus nabung untuk nutupin utang aku sama tabungan aku sendiri. get it, bro? susah. susah sekali. dengan pengeluaran yang seringkali banyak dan tak terduga, ini susah.

so? just pull the trigger then. maybe i need some rewards for passing these torturing and tiring things.

...so just pull the trigger.

bye!

Sunday, October 28, 2012

[SOUNDCLOUD UPDATE] Skyfall - Adele Acoustic Cover

[SOUNDCLOUD UPDATE] Skyfall - Adele Acoustic Cover

" when you think you have fixed yourself, actually. you haven't. you just let yourself broken by letting those all passed by the hours.. "

" ..so then, i knew that I had never tried to fix me.  I couldn't " 

Saturday, October 20, 2012

hal hal yang aku pelajari akhir akhir ini

iya. akhir akhir ini aku jarang nge post ya? iya, terlalu sibuk. bukan menyibuk nyibukkan diri, tapi emang sibuk. jadi ya gitu.

oke, malam ini satnite, dan ceritanya aku lagi gak ada acara. aku bakal ngasi tau apa apa yang otak aku udah cerna akhir akhir ini, selama aku gak nulis blog.

1. kita tidak bisa fokus dengan dua (atau lebih) kegiatan sekaligus. well, ulangan dan mid emang gak pernah habis di smandel. semacam gitu bakal selalu ada, selalu, SELALU SETIAP MINGGU. 








jadi ceritanya, tanggal 16 oktober lalu, aku ngikutin sebuah lomba drama yang diadain oleh salah satu sekolah. ceritanya (lagi), kelompok drama aku terdiri dari adek adek kelas semua, dan cuma aku yang senior didalam kelompok itu. huft, sebuah tanggung jawab yang besar. tapi setidaknya we nailed it. setelah beberapa kali latihan, kami bisa lumayan sukses menampilkan drama yang diambil dari film "The Chronicles of Narnia". aku jadi apa? bukan..bukan beaver. bukan juga jadi tiang lampu. bukan jadi lemari, melainkan (alhamdulillah) jadi Susan. kakak kedua nya yang cantik luar biasa itu. cocok kali kan? dewasa, iya. cantik, iya. beeehh..

cantik kali...

lumayan mirip kan? susan pevensie tiga hari mabuk  pocari sweat



TEAM NARNIA! ({})


oke. kembali ke tujuan semula. aku baru ngerasain kemaren gimana didesak oleh bermacam macam arah. aku sibuk sama drama, belum lagi anggota anggotanya yang agak...sulit. disisi lain ulangan bertumpuk. mata pelajaran sekitar sebelas buah minta diperhatikan semuanya. gilak, susah kali ngebagi waktu nya. latihan drama harus dikesampingkan, tapi takutnya gagal pas lomba. untung, untung kali semua berjalan lancar. aku juga ngerasain, sibuknya aku dalam drama bikin aku jadi lengah sama pelajaran. contohnya, karena sibuk ngurusin drama, aku jadi males belajar buat ulangan tik. begitupun sebaliknya, pas udah mikirin ujian, seketika drama kayak bisa dinomorduakan.

apa yang aku rasakan itu semacam lampu kuning buat aku, yang ngasih tau kalau aku gak bisa fokus dengan kegiatan yang lebih dari satu. biasanya cuma pelajaran yang aku fokuskan, pas udah ada cabang, aku jadi ngerasa kalau aku udah gak bisa membidik dengan jelas di pelajaran. boleh sih sibuk, cuma ya gitu. siap siap buat ke-tidak-seratus persenan. mungkin karena faktor gak terbiasa juga siih. ada juga kok mereka yang survive di berbagai macam kegiatan dan melewatinya dengan total. cuma ya biasanya sih sulit~

tapi, ada hal yang paling aku perhatikan, yang paling manis dari sebuah kesibukan. yaitu, pas kesibukan itu selesai, apalagi kalau udah dibayar dengan buah yang manis, bakal terasa kangennya. kangen izin keluar kelas. kangen marah marah gara gara anggota gak lengkap. pas PON juga gitu kan? semua pada kangen kesibukan yang awalnya bikin mereka ngeluh. karena sesuatu yang dikerjakan sama sama itu biasanya berbuah rasa sayang. 

oiya, pemikiran kayak tadi juga berdasarkan sama pelajaran biologi aku tentang kontraksi dan relaksasi otot. kalau kita berlari, mitokondria gak bisa respirasi. oke, aku gak bakal jelasin itu, cuma aku cuma (gak sengaja) ngutip quote pas guru aku, bu As ngajar.

" sesuatu diusahakan dengan keras, pasti melemahkan hal lain. karena tubuh kita tidak bisa melakukan sesuatu yang kuat, sekaligus. " *kemudian menyebutkan istilah istilah biologi*


2. pentingnya tanggung jawab. ini sebenarnya udah aku sadari sejak awal. cuma, masih terlalu banyak yang gak ngerti betapa pentingnya tanggung jawab itu. jujur, aku cenderung menghindari tanggung jawab. bukan karena aku pasif, tapi karena aku tau memikul nya bakalan berat. aku jarang mencalonkan diri jadi ketua. pernah sekali ikutan mencalonkan diri jadi pimred, karena aku tau di bagian inti aku gak akan cocok jadi sekretaris dan gak kepikiran jadi bendahara :| dan yah, walaupun ujung ujungnya aku emang jadi bendahara. bagi aku jabatan aku itu sebuah tanggung jawab. semua orang tau kok betapa takutnya aku megang uang hasil penjualan majalah, tapi aku berusaha semaksimal mungkin menjaganya. karena jabatan itu kan kepercayaan yang dikasih orang. jadi, ya gitu.

juga pas kasus drama tadi, kelompok yang berisi para junior tadi itu adalah tanggung jawab aku. dan aku rasa..aku udah memegang tanggung jawab dengan baik. karena gak ada yang lepas dari tangan aku saat itu :')

ohiya, selain tanggung jawab seperti yang udah aku sebutin, tanggung jawab juga berlaku saat kita ngelakuin kesalahan. saat udah jelas itu salah kita, harusnya rasa tanggung jawab itu datang sendiri tanpa harus disadarkan, atau dimarahin terlebih dahulu. misalnya pas mecahin gelas, ya otomatis kita yang harus bersihin beling beling itu sendiri. itulah tanggung jawab kita, jangan salahin orang pulak. aku tau kok, saat kita ngelakuin kesalahan, di hati kecil kita ada bagian yang ngaku, ada bagian yang ngeles. biasanya sih kita ngikutin yang ngeles, makanya rasa pentingnya tanggung jawab itu terabaikan begitu saja~

satu lagi, tanggung jawab sama perkataan dan persetujuan. aku paling benci sama orang yang lupa sama tanggung jawab yang satu ini. prinsip aku tu

 " jangan bicarakan sesuatu yang gak ada dan sesuatu yang gak bisa "

kata kata itu semacam tulisan mantul mantul di screen saver kepala aku (?) entah kenapa kata kata itu bener bener aku pegang kuat kuat. mungkin aku semacam mereka yang realistis yang gak suka diandai andaikan. tapi, emang gitu. aku amat sangat benci sama orang yang menyanggupi semuanya.....aku tau. banyak kok orang yang multi talenta, banyak orang yang pinter di matematika tapi juga keren di olahraga. tapi bukan berarti semua bisa disanggupinya kan? seorang bassist, yang bisa main gitar, main piano, mungkin juga bisa main drum bahkan bisa nyanyi pun gak akan bisa nge band sendirian. atau yang jago basket, bola, futsal, atau *menyebutkan nama olahraga* pun gak bisa mengikuti semua turnamen sekaligus. makanya, aku bener bener benci orang yang nyanggupin semuanya. semacam menjanjikan sesuatu yang gak bisa. ngeselin. sekali.

" aku bisa kok anterin kamu jam 4. tapi aku harus ke sini jam 1, abis itu ke sana jam 2, nanti ke situ lagi mau jemput si ini jam 3, umm..jam setengah 4 kayaknya aku harus nemanin si itu disana.. "

matilah. gak bisa tu artinya, bodoh.


" iya bu, saya bisa ikut lomba 2 minggu lagi. tapi minggu depan saya harus ini dulu bu. tiga hari lagi saya harus.. "




NO.










sebagus apapun kualitasnya, sehebat apapun dia, seterlatih apapun bakatnya, kalau dia nyanggupin semua, bagus aku nyari orang lain, atau bagusan aku kerjakan sendiri. iya, hal hal kayak gini terlalu sering terjadi pas kita minta tolong sama orang. apalagi minta tolong sama cowok. beeehh macam dah hebat kali. padahal gak tau dia, dia udah bikin orang sak mati. dikira bakal dibantu, ternyata gak bisa. bapaknya lah. 



tetiba emosi.

" lebih baik mereka yang membantu tanpa berkata 'ya, aku akan membantu kamu', daripada mereka yang menjanjikan bantuan dan kita yang tersiksa harus terbantu secara kondisional " 

yagitulah, ujung ujungnya aku malah jadi ngebacot. agak banyak ya? yaudah deh gak apa, semoga kalian dapat hikmah apa gitu. lain kali kita omongin lagi. selamat (mengakhiri) malam (minggu)! 


Sunday, October 7, 2012

fakta versus fiksi

fakta versus fiksi

apa kalian pernah ngerasa? hidup kalian itu adalah sebuah narasi didalam novel?
diotak kalian sedang merangkai diksi yang tersusun susun seperti mendeskripsikan keadaan yang kalian hadapi saat itu.
ya, keadaan biasa, atau keadaan termanis atau terpahit sekalipun.
seperti sekarang,
jika aku sedang menulis novel. aku bakal bilang kayak gini :


dengan bingungnya aku sudah tidak tahu bagaimana aku menghabiskan hari mingguku. dashboard blog ku terasa sepi, semua juga terasa sepi. pop up tweetdeck yang terus memunculkan tweet dari semua following ku pun tidak bisa membuat suasana menjadi lebih ramai. aku mungkin harus mulai menulis sesuatu...


ya sekitar gitu. aku gak pandai nulis novel. dan kalau aku terusin narasi itu, mungkin blog ini memang bakal menjadi novel.

well, itu adalah suatu gambaran kecil tentang aku--atau mungkin kalian juga merasakannya--yang sering membanding bandingkan kehidupan yang nyata, dengan kehidupan yang aku baca. sebenarnya terlalu gak pantas, sebuah fakta, yang diatur oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dibandingkan dengan cerita cerita fiksi yang hanya ditulis berdasarkan pemikiran dan imajinasi manusia. tapi sebenarnya, kita tidak bisa pungkiri, kalau fiksi sering kali terlalu indah, bahkan terlalu menyedihkan. bisa dibilang kadang terlalu keluar dari logika. aku gak habis pikir gimana bisa ada amnesia, pemeran tokoh cewek yang penyakitan, pemeran tokoh cowok yang ganteng keterlaluan. dan yang paling gak bisa aku cerna dengan nalar aku, adalah jalur cerita yang paling pasaran.

benci yang berubah jadi cinta.

atau satu lagi,

cinta yang gak mungkin menjadi mungkin.


hal itu sering, sering sekali aku temukan di dalam novel. cewek dan cowok yang awal cerita, sekitar 3 chapter menjelaskan bagaimana mereka membenci satu sama lain, dan bisa bisanya chapter ke empat dan seterusnya berubah alur menjadi kisah cinta antara mereka. atau seorang cewek normal, biasa aja, butiran debu, yang sama sekali gak berangan angan bisa dicintai sama pangeran disekolahnya, bahkan mungkin membenci pangeran disekolahnya, dan pooff! pangeran itu mengejar dia.

seems legit.

coba lempar pandangan jauh jauh, bukan kedepan. bukan kebelakang. tapi kesegala arah. coba kita fikir, apa emang ada cowok sama cewek yang benar benar saling membenci, kemudian jatuh cinta? okelah kalau misalnya ada. they're the lucky ones. tapi, menurut aku, gak ada sih cowok dan cewek yang bener bener saling membenci. yang ada, cewek sama cewek yang bener bener membenci satu sama lain. gatau deh kalau cowok. antara satu cewek dengan cewek yang lain punya peluang amat sangat banyak untuk saling membenci. makhluk macam cewek lah yang paling susah dimengerti. dan hubungan antara cewek sama cowok itu.............jarang saling membenci. kalau gak sahabat, ya pacaran. dan seandainya mereka saling membenci, pasti udah gak ada koneksi sama sekali. karena, cowok itu bukanlah makhluk senyolot cewek. mereka bukan penghasut, penggosip, atau picik kayak cewek cewek. menurut aku normalnya sih gitu. berhubung aku gak tau kehidupan sebenarnya seorang cowok, jadi ya gak bisa ngomong terlalu yakin. tapi aku yakin gimana sikap cewek kalau udah membenci. 

dan yang kedua, jatuh cinta gak se instan itu. aku tau kok, nanti si cewek ada masalah gitu, terus si cowok yang dia benci ngebantu dia. sampe dirumah, si cewek mikir "ternyata dibalik sifatnya yang ngeselin sama gue..ternyata dia baik ya. " dan akhirnya si cewek jatuh cinta. nyatanya? gak-segampang-itu. 

oke itu kebanyakan bacot. intinya, cewek dan cowok yang awalnya saling benci, dan kemudian jatuh cinta. itu..gak masuk akal.

belum lagi pangeran pangeran sekolah, yang keberadaannya bener bener gak masuk akal. dan mengajarkan kita betapa berpengaruhnya status sosial, kekayaan, didalam pergaulan. disekolah memang ada yang seperti itu, tapi gak selebay itu. gak ada yang benar benar se-geng, ganteng ganteng semua, dan merasa bahwa dia berbeda. paling paling paling lah pokoknya. dan punya fans. apa apaan? nge fans sama schoolmate itu semacam..aneh. kecuali kalau satu sekolah sama nikita willy atau al el dul. tapi, kalau sama anak seangkatan, hm. terlalu aneh. 

anggaplah seandainya emang ada 'pangeran sekolah' semacam itu, aku rasa dia gak akan jatuh cinta sama orang biasa. baik sama orang biasa yang berharap dengan dia, atau sama orang biasa yang benar benar kontra dengan keberadaan dia. kemungkinannya terlalu kecil. kecil sekali. 

pertanyaan terbesarnya : kenapa cerita yang kurang masuk akal menjadi alur yang paling pasaran untuk dipakai.

jawabannya : karena kehidupan nyata itu gak ada nyawanya kalau diceritakan kembali.

kehidupan nyata seorang anak sma itu belajar disekolah, ulangan, ulangan, ulangan, pulang sekolah langsung les. yaa ada laah dikit dikit punya gebetan, kemudian jadian, putus. mungkin kehidupan nyata anak kuliah itu cuma kuliah, pake baju yang sopan, dan tertekan sama kegiatan perkuliahannya. apa itu yang mau dideskripsikan sama sebuah novel? apa itu yang  mau diperankan sama tokoh yang udah dirancang se-sempurna mungkin. i don't think so.

but still, kita bakal ketagihan baca sebuah novel se absurd dan tidak masuk akalnya cerita itu, kalau penulisnya bisa ngasi gaya nulis seenak mungkin. aku masih bisa nangis pas baca novel yang menceritakan tokohnya amnesia. atau terbawa emosi pas rafael jahatin putri di cinta cenat cenut 1.  tapi aku gak juga sih, cerita yang terlalu aneh dan melenceng dari dunia nyata kadang langsung aku stop baca. kayak apasih itu judulnya, jingga jingga gitu. aku sama sekali gak suka ceritanya. itu ada beberapa buku untuk cerita itu. hampir semua orang yang baca novel itu bilang ceritanya bagus, tapi bagi aku gak bagus sama sekali. gak masuk akal. baca sendiri ya, kalau aku ceritain nanti malah dibilang ngasih review yang buruk lagi.

jadi ya gitu, fakta versus fiksi. nasib kita sih yang menyuap diri sendiri sama angan angan, cerita fiksi yang kita baca, yang ternyata tertanam didalam otak dan memori kita. sampai akhirnya kita berharap bisa seperti itu juga. bangun itu gak enak. tapi inilah hidup. tulislah novel mu sendiri, se "orang biasa"nya kamu, se "normal" nya hidup kamu, berusahalah untuk tetap menulis cerita hidup yang mungkin lebih menakjubkan dari novel best seller sekalipun :))

thank you and have a nice sunday yah!

p.s : maaf gak bisa cerita hal hal lucu atau yang menarik akhir akhir ini, bukan karena kekurangan inspirasi. tapi cuma kekurangan sense of life aja. tetap menanti ya ;) 

Sunday, September 30, 2012

30th september

so this is the end of september,
i will not gonna ask you to wake me up like everybody else.

september ini..
adalah kurva yang turun naik.
diawal september aku ngerasa kesialan yang bener bener menghirup nyawa aku.
dipertengahannya, adalah kebahagiaan. mataku cerah.
dan aku mengakhirinya dengan normal. sedikit masalah. tapi normal.
tapi ada satu yang aneh diseptember,
semua terasa biasa saja.
aku tertawa,
menangis,
menangisi gelakku,
atau menertawakan air mataku.
semua terasa hanya akan hilang saat aku berkedip.
dan aku terus menatap natap kosong dedaunan, pasir, keramik.
atau tersenyum senyum miris,
menghela hela nafas.
september yang aneh bukan?

setidaknya. september berakhir.
ada cerita apa di oktober?

dan omong-omong,
i'll show you the best picture ever,
which taken on september.


happy 30th september all :))

Saturday, September 29, 2012

"  kalau sesuatu yang diharapkan..termasuk kebutuhan, atau keinginan? "

sweetest lyrics from 19




Make You Feel My Love
Adele
album : 19

When the rain is blowing in your face
and the whole world is on your case
I could offer you a warm embrace to make you feel my love

When the evening shadows and the stars appear
And there is no one there to dry your tears
I could hold you for a million years to make you feel my love

I know you haven't made your mind up yet 
but I would never do you wrong
I've known it from the moment that we met
No doubt in my mind where you belong

I'd go hungry
I'd go black and blue
I'd go crawling down the avenue
No there's nothing that I wouldn't do to make you feel my love

The storms are raging on the rolling sea 
and on the highway of regret
The winds of change are blowing wild and free
You ain't seen nothing like me yet

I could make you happy
Make your dreams come true
Nothing that I wouldn't do
Go to the ends of the earth for you to make you feel my love
To make you feel my love


------------------------------



 Daydreamer
Adele
album : 19

Daydreamer

Sitting on the sea

Soaking up the sun
He is a real lover
Of making up the past

And feeling up his girl

Like he’s never felt her figure before

A jaw dropper
Looks good when he walks

Is the subject of their talk

He would be hard to chase

But good to catch

And he could change the world

With his hands behind his back, oh

You can find him sittin’ on your doorstep

Waiting for a surprise

And he will feel like he’s been there for hours

And you can tell that he’ll be there for life

Daydreamer
With eyes that make you melt
He lends his coat for shelter
Plus he’s there for you
When he shouldn’t be

But he stays all the same

Waits for you

Then sees you through
There’s no way I
Could describe him
What I’ll say he's
Just what I’m hoping for

But I will find him sittin’ on my doorstep

Waiting for a surprise

And he will feel like he’s been there for hours

And I can tell that he’ll be there for life
And I can tell that he’ll be there for life


Saturday, September 22, 2012

this might be your coincidence

hai. hari sabtu. aku baru aja pulang sekolah, dan yaaa dimotor tadi tiba tiba aku dapat pencerahan. untuk kali ini, aku pengen ngebahas tentang "coincidence" atau "kebetulan"

hal ini udah kayak jadi draft di otak aku sekitar berminggu minggu lamanya. kenapa? yaa karena emang aneh. mungkin bagi kalian, apasih kebetulan. ah, kebetulan. mungkin diantara kalian juga gak merhatiin kebetulan kebetulan apa yang udah terjadi di hidup kalian. mungkin udah lupa kapan terakhir kalian tiba tiba ketemu duit receh 1000 pas kalian mau parkir, atau tiba tiba kesandung dan ditolong sama cewek yang sama sekali gak dikenal, yang akhirnya jadi salah satu orang terpenting dalam hidup kalian sekarang. well, berharga bukan?


kenalin, sahabat aku. namanya kebetulan.


entah dengan sistem apa, otak aku sering merekam hal hal yang gak penting, dan sering mengabaikan hal hal yang penting seperti, pelajaran. otak aku suka nanda nandain sesuatu yang random. awalnya aku gak tau kenapa, dan gak juga berusaha tau. wajarlah, mungkin ada sesuatu yang menarik saat itu, makanya aku tandai. tapi, hal yang paling anehnya, apa yang aku tandain itu, bakal punya kaitan sama kejadian yang akan datang. semisal, otak aku nandain nama cewek yang nge add fb aku, dan secara tiba tiba, cewek itu satu sekolah dengan aku. belum selesai.  karena ada suatu hal, aku mencari identitas seorang cewek yang aku benar benar curious tentang dia. ternyata, kebetulan. cewek tersebut ternyata cewek yang aku cari cari, dan aku pas baru tau kalau dia yang aku cari, kebetulan.  dia lagi ngerjain ulangan dan duduk didepan aku. 

ngerti gak sih? apa ketemu anomalinya? udah, jangan dipaksakan (?)

gak cuma menandain, aku juga kadang kadang mendapatkan hal yang dulu aku pengen, padahal sekarang aku gak pengen. kayak tadi, ini bener bener terjadi barusan. di ekskul aku, Agasis-8, baru aja milih pemimpin redaksi atau pimred. awalnya aku gak pengen jadi pimred, aku pengen jadi ketua reporter. dahulu kala, aku pengen jadi bendahara umum. cuma, secara tiba tiba ambisi aku buat jadi bendahara umum hilang gitu aja. aku pengen jadi ketua reporter pas pemilihan tadi, tapi harus milih diantara jadi pimred, wapimred, sekretaris, sama bendahara. jadi aku coba aja mencalonkan diri jadi pimred. nah, karena terbawa suasana, aku jadi ambisius pengen jadi pimred. cuma yaa gak kepilih. tapi, tebak aku dipilih jadi apa? yak, aku dipilih jadi bendahara, yang secara kebetulan adalah ambisi aku waktu dulu. padahal aku gak terpikir bakal jadi bendahara. 

yang paling ngeselin, paling menyebalkan, dan paling sering terjadi. bad luck fani.



aku sering melakukan sesuatu yang gak aku lakukan biasanya, dan ternyata hal itulah yang harusnya aku lakukan saat itu. ngerti gak? oke. ini berbagai contohnya.



pas aku kebetulan gak bawa buku latihan pkn karena pkn emang jarang make buku latihan..............malah make buku latihan.


pas aku kebetulan make gelang padahal aku jarang jarang make gelang kesekolah...........ada razia, dan gelang itu ditangkap.


pas aku kebetulan gak sengaja make kaos kaki terbalik................kaos kaki aku dikira berwarna dan aku kena tegur. padahal aku gak pernah pernah make kaos kaki terbalik -_-


pas aku kebetulan gak bawa buku cetak..........buku itu pasti dipakai. padahal biasanya gak dipakai.



...............

intinya, bad luck fani. bad luck fani.

sebenarnya terlalu banyak, terlalu banyak kebetulan aneh yang terjadi. kayak baru tiga hari lalu aku ngomongin seorang cowok secara random, tiba tiba secara kebetulan dialah cowok yang dicomblangin sama aku. ohiya, aku lupa ngasi tau kalau sekarang aku sudah tak single lagi :') status berubah sejak 17 september 2012 yah. gak usah aku ceritain lebih lanjut. ssssssssssssssstttt

karena terlalu banyak kebetulan yang bener bener membekas di kepala aku, aku jadi cenderung mencatat catat apa yang terjadi. apalagi kebetulan kebetulan tuh kadang kadang nambah warna di kehidupan aku. gimana aku ketemu seseorang, gimana aku ngambil hikmah dari sesuatu yang "ajaib" tiba tiba terjadi.

kebetulan dihidup aku semacam rantai, kadang satu peristiwa kecil gak mewakili satu kebetulan saja, bahkan berentet rentet kebetulan baru yang aku alami. peristiwa kecil, yang mungkin cuma direkam oleh kedipan mata aku, bisa jadi kunci untuk sesuatu yang paling berharga di waktu kedepannya.

kebetulan dihidup aku juga semacam kepingan kepingan puzzle yang aku gak tau gambarnya apa. mereka menyusun diri mereka sendiri, sampai aku akhirnya tertawa dengan gambar yang mereka tampilkan. keren sekali bukan?

so, on this date, this time you open my blog link, and you read this post. this might be your coincidence. who knows after this, or today, or tonight, or right now, you are connected with your soulmate that "accidentally" read this post too. it's kinda impossible, but who knows.

just..just enjoy your small things in life. it would be worthwhile. sometimes. somehow.

oke, sekian cerita aku hari iniiiiiiiiiiiiii. see you in the other post~~

Sunday, September 16, 2012

yang kedelapan untukmu,

" main bentar yok? Sebagai sesama 'penulis'? "
" main apa? "
" aku sebutin satu kata, kamu bikin satu paragraf soal itu. boleh puisi, boleh apa aja, yang penting ada hubungannya sama kata itu "
" wuiih, malu aku. usah lagi "
" heh, cuma aku atau kamu yang baca kan? ngapa malu? biar kebakar lagi diksi diksi yang tersendat tuu "
" kamu lebih hebat dari pada aku. diksi kamu luar biasa. malu aku "
" buatlah puisi. aku lemah di puisi. pilihin kata yang susah buat aku, pake skor ni. "
" satu "


Giliran 1, Seto Saksono
Kata : Satu

Satu, daun
Dua, dahan
Tiga, batang
Empat, akar
Tumbuh mengarah sungai cerita
Tersapu hanyut lautan air mata
Sebuah senyum berpayung derita
Awal semangat demi hidup lebih baik

Giliran 1, Faroh Nur Alfani
Kata : Perahu

Takkan sampai perahu ke seberang
Entah hidung mengendus makhluk asing dari bawah
Atau kehausan daratan
Tidak, tak akan pernah berlabuh ia
Sampai ia tahu kapan dan dimana tersambut nyawanya oleh akar akar gambut yang menggeliat


Giliran 2, Seto Saksono
Kata : Probabilitas

Ketika angin bertemu awan, berapa probabilitas rindu ini mati
Aku bertanya, akulah perindu jawaban
Ketika sungai meranggas, seberapa probabilitas ini terungkap?
Bukan angka yang kucari, seutas kepastian yang ku nanti

Giliran 2, Faroh Nur Alfani
Kata : Figuran

Lalu lalanglah kamu seakan akan esok kamu akan mati
tak pernah akan ada yang peduli
Atau berputarlah kamu menghirup aroma kepahitan,
menangis jejeritan
kami, dan kamu hanya figuran dari sinema yang tak tahu akhir
Jangan harapkan kamu lebih

Giliran 3, Seto Saksono
Kata : Kuaci

Pasar malam disesaki cahaya
Buat sang purnama sirik merenung
Kita sibuk berkata, berlangkah, berpandang
Sembunyi diantara malu dan canggung
Sebungkus kuaci kuberikan padamu
Kuaci renyah peluluh kebuntuan kata

Giliran 3, Faroh Nur Alfani
Kata : Antiseptik

Selapis aku terpaku untuk menemuimu
Mencari celah celah kosong tatapan matamu
Hanya saja, disekelilingmu seakan terbentang antiseptik yang membentengimu
dan aku hanyalah organisme kecil,
organisme yang pemalu

Giliran 4, Seto Saksono
Kata : Tulisan

Sedari awal aku menulis
Kucoba terus memutar pena
Namun ia tegak diam tak bergeming
Seperti suara di ruang hampa udara
Tulisan ini amat kosong tak berwarna
Seperti raga tak terisi jiwa



" coba sekarang kamu nulis di blog? "
" nulis apaaa? "
" lanjutlaah cerita baruu "
" aku post tentang chat kita ni ya? "
" hah? boleh aja nyo. tapi baru tujuh puisinya. eh, gausah lagi. delapan angka sial "
" okee. inilah inspirasi aku sekarang "
" hahaha, gak hambar lagi kan? "
" gaaak "

Yang Kedelapan Untukmu


Tak pernah terfikir untuk tiba tiba menjadi situasi seperti ini
Memang aku hanyalah debu kecil yang berkeluh kesah
entah apa yang di resahkan
aku akui tak ada dari sejengkal ragaku yang penting
tapi kamu menggeleng seakan ada cahaya didalam aku
dan aku mungkin sudah tidak menulis sambil berkedip
atau waspada dalam diksi
tapi kamu menarikku
dan kutulis ini,
yang kedelapan untukmu.
entah untuk ucapan terima kasih
atau untuk melengkapi tawa yang terbalut sastra--hampir tidak mungkin, tapi nyatanya--yang telah terukir barusan
satu perahu aku selipkan untukmu
untuk menyalurkan apa yang kau tuntut sebagai probabilitas
entah apa gunanya, sosok figuran seperti aku berwenang menghadapimu
hanya setitik kecil kuaci, terlumuri antiseptik
mati. mungkin aku sudah kaku dan dingin.
tapi tidak kata mu.
dan lihat lah kekuatanmu.
menghidupkan tulisanku yang ku kira sudah mati.

ditulis saat ini juga,
16 September 2012
Faroh Nur Alfani