hello

hello

bio

Thursday, August 21, 2014

jatuh cinta itu sesingkat ini

aku memang sudah pernah merasakan jatuh cinta. bisa dibilang mungkin aku juga sudah sering merasakan jatuh cinta.
namun, ada yang berbeda dari segala definisi yang telah aku dapatkan selama ini. ternyata, berada di lingkungan baru membuatku sadar akan sebuah definisi yang ternyata bisa diperluas.
ya. di sini, definisi "jatuh cinta" ku diperluas. jatuh cinta ternyata tidak hanya terjadi pada seorang individu kepada individu lain. ternyata jatuh cinta lebih dari itu.
ternyata jatuh cinta bisa terjadi pada banyak orang sekaligus. ternyata jatuh cinta bisa terjadi pada keadaan. ternyata jatuh cinta bisa terjadi pada momentum
dan ternyata. jatuh cinta bisa sesingkat ini.

11 Agustus 2014 hingga kini, 21 Agustus 2011.



aku jatuh cinta pada kalian. unit 17.

aku memilih kata "jatuh cinta", karena memang bersama kalian lah aku merasakan perasaan jatuh cinta yang biasanya aku rasakan pada orang yang aku cintai. rasa ingin terus bersama, rasa bahagia kalau udah ngeliat wajah wajah kalian beserta kakak pemandu, rela mengorbankan apa saja, dan yang paling mencolok adalah rasa pedihnya karena kita akan terpisah...maksudku, karena kita akan tidak bisa bertemu sesering ini lagi.

aku juga tidak tahu kenapa aku jatuh cinta. seiring berjalannya waktu, wajah wajah kalian sudah menjadi adiksi yang membuatku semangat untuk bangun dan mengayuh sepeda tiap pagi. kita menggunting, menempel, mengikat, menulis, berlari, semuanya bersama-sama. walaupun tujuannya hanya untuk hari ini dan kemarin. dua hari terpenting dalam hidup kita, PPSMB PRISMA 2014.

Friday, August 15, 2014

Kenapa sih PPSMB itu penting?


PPSMB atau Pelatihan Pembelajar Sukses Mahasiswa Baru, adalah serangkaian acara yang ditujukan sebagai media penyambutan dan pengenalan mahasiswa baru akan lingkungan perkuliahan yang mereka hadapi.  PPSMB akan membentuk mahasiswa-mahasiswa baru Gadjah Mada yang siap mental untuk bertempur di gala perkuliahan nantinya. Banyak sekali rangkaian acara PPSMB yang dapat mendukung kesiapan seorang mahasiswa baru UGM. Mahasiswa baru akan dikenalkan dengan  lingkungan baru dan teman-teman baru. 

Tapi, mungkin terdengar beberapa keluhan dari gamada gamada sekalian yang enggan mengikuti kegiatan PPSMB. “aduh, banyak banget tugasnya.”, “nggak ikut PPSMB nggak apa kan? Males capek-capekan.”, dan lain lain. Bener nggak sih, kata temen-temen itu? Apakah PPSMB itu penting?

Jawabannya YA, PPSMB itu sangat penting. Saking pentingnya, kalau ada temen-temen yang berhalangan hadir dan mengikuti kegiatan PPSMB ini, teman-teman WAJIB untuk mengikuti ulang tahun depan. Kebayang dong, betapa pentingnya acara ini?

Tapi apa sih yang bikin penting? Apa Cuma perkenalan? Perkenalan kan bisa aja kita dapetin selama kita kuliah nanti. Empat tahun kuliah, palingan nanti juga kenal sendiri.

Tentu saja pemikiran seperti itu salah besar. Mau tau kenapa?

Berikut aku jelaskan alasan kenapa PPSMB itu penting.

1. Tak PPSMB, maka tak sayang

Seperti kata pepatah, “Tak kenal maka tak sayang”, begitu jugalah dengan PPSMB. Tak PPSMB, maka tak sayang. Karena, PPSMB adalah ajang pengenalan seluruh lingkungan baru yang akan gamada dapatkan saat nanti berkuliah di UGM. Seperti sebuah produk makanan atau minuman, kita harus tahu apa saja komposisi didalamnya baru merasa aman untuk mengonsumsi produk tersebut. Begitu juga dengan PPSMB. PPSMB mencakup segala komposisi perkuliahan yang akan dijalani oleh gamada. Bertemu teman-teman baru, bertemu kakak-kakak tingkat baru, dan mengenali kampus yang akan jadi langkah awal kesuksesan gamada nantinya. Belum lagi perubahan status dari seorang “siswa” menjadi “mahasiswa” memberikan konsep-konsep pembelajaran yang berbeda pula dibanding yang sudah gamada enyam selama 12 tahun belajar menenteng status ‘siswa’. Di PPSMB, mahasiswa akan dikenalkan dari fakultas ke fakultas, jurusan ke jurusan, organisasi-organisasi, yang pastinya semuanya itu berbeda dengan apa yang ada di sekolah menengah. Dengan acara pengenalan yang sudah dikemas sedemikian rupa oleh panitia PPSMB yang luar biasa, para gamada akan mengenali kampus impiannya secara utuh, dan tentu saja, menyayangi dan mengabdi sepenuh hati pada almamater baru mereka ini.

PPSMB PALAPA 2012

2. Don't judge gamada before PPSMB

Ini adalah hal yang paling penting, karena PPSMB tidak hanya berguna untuk perkenalan belaka. Tetapi jauh lebih besar daripada itu. PPSMB  berperan besar dalam memotivasi para gamada yang baru saja lulus SMA dan mungkin masih tidak peduli dengan hal-hal disekitarnya. PPSMB memiliki tujuan utama yaitu membangun mahasiswa Universitas Gadjah Mada yang utuh yang memiliki karakter:
1. Berkualitas 
Menumbuhkan budaya akademik yang menunjang pengembangan kejujuran, tanggung jawab dan kematangan pribadi/kedewasaan sebagai mahasiswa dan tangguh sebagai bangsa Indonesia yang berbudaya dan beretika berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
2. Manusiawi 
Mendorong mahasiswa agar memiliki motivasi kuat, abadi untuk berjuang serta berkorban untuk membangun dan mempertahankan kehormatan dan martabat.

PPSMB PALAPA 2013

3. Bermartabat 
Mengembangkan mahasiswa sebagai pemimpin muda yang berkarakter kebudayaan dan berdaya saing global.

Belum lagi PPSMB memiliki nilai-nilai tersendiri yang berupa pesar-pesan moral yang akan disampaikan kepada gamada, yaitu :
- Tanggung jawab keilmuan
- Keakraban
- Kemanusiaan
- Cendekia
- Ketuhanan
- Nasionalisme
Nilai-nilai itu sekaligus menjadi modal utama gamada untuk kehidupan barunya sebagai mahasiswa maupun nantinya setelah lulus dari universitas terbaik dan terbesar di Indonesia ini. Universitas Gadjah Mada tidak akan mencetak lulusan-lulusan abal-abal yang tidak kompeten nantinya di dunia kerja. Universitas Gadjah Mada juga tidak akan mencetak lulusan-lulusan yang tidak mau peduli sama sekali dengan tanah airnya. Di PPSMB lah, para gamada mendapatkan semangat-semangat untuk terus berkontribusi dan produktif sebagai jiwa seorang generasi muda. Para gamada akan dibukakan matanya akan hal-hal baru yang menantang kehidupan didepannya, dan tentu saja mereka sudah tidak sama lagi dengan titel ‘anak SMA’ yang selama ini dipegangnya. Don’t judge gamada before PPSMB, because you will see the real them and how powerful they are if they realize it. Itulah yang akan ditanamkan para kakak-kakak tingkat PPSMB yang luar biasa.

3. PPSMB kita teguh, bercerai kita runtuh

Dalam PPSMB, hal yang paling diutamakan dalam rentetan kegiatannya sebagian besar adalah tentang kerja sama. kegiatan-kegiatan PPSMB dibentuk sedemikian rupa sehingga para gamada digabungkan kedalam kelompok-kelompok dan harus bekerja sama dengan baik didalamnya. Hal ini yang mendukung dua poin diatas, perkenalan dan pembentukan karakter. Bekerja sama dalam suatu kelompok yang berisikan orang-orang baru memaksa gamada untuk mengenal rekan-rekan kelompoknya dan berusaha sebaik mungkin menyatu didalamnya. Hal ini sangat efektif untuk menjadi wadah perkenalan bagi gamada-gamada yang berasal dari seluruh Indonesia maupun penduduk lokal. Semuanya secara acak akan disatukan, dan membentuk suatu kesatuan yang menciptakan kekompakan dan semangat. 

PPSMB 2014 (COMING SOON)

Semua kegiatan berkelompok itupun secara tidak langsung akan memberikan efek positif bagi pembangunan karakter gamada itu sendiri. Ia akan lebih kooperatif, lebih solid, dan sifat-sifat lainnya yang mampu membuat gamada lebih kompeten di hari yang akan datang. Begitulah PPSMB mengajarkan betapa pentingnya bekerja sama, karena dengan PPSMB kita teguh, bercerai kita runtuh.

Tiga poin diatas menjadi alasan kenapa sih, PPSMB itu penting banget dan tidak boleh untuk dilewatkan. Saya sendiri sebagai gamada tidak sabar untuk merasakan begitu banyak manfaat yang akan diberikan PPSMB nantinya. PPSMB akan mengukir mahasiswa-mahasiswa baru yang aktif, kompeten dan terintegritas, dan tentu saja, kontributif bagi bangsa dan negara. Hidup Mahasiswa Indonesia!

sumber :
http://ppsmbpalapa.ugm.ac.id/
Guide Book PRISMA PPSMB FAKULTAS TEKNIK 2014
http://navilatulula.wordpress.com/2012/09/01/ppsmb-ugm-2012-palapa-2/
http://www.cahyogya.com/2013/09/kisah-dibalik-ppsmb-palapa-ugm-2013.html


Thursday, August 7, 2014

(finally) mobile blogging



Hai, sahabat. Hai, teman seperjuangan. Hai, sanak famili. Hai.
Akhirnya setelah sekian lama..mungkin sekitar 5 tahun aku jadi bb user dan benda itu tidak mengizinkan aku untuk melaksanakan kegiatan "mobile blogging".
Akhirnya bb itu hilang and now i'm an android user.
And yes! Here i am. Mobile blogging. Considering to have a path or instagram account and being swag as *beep*.
Yah. Akhirnya saya gaul juga.

Ingat juga waktu masa penjajahan smartphone yang satu ini (yang juga ikut berkolaborasi dengan Apple untuk membully para bb user), waktu saya tidak punya akun line. Instant messenger yang lagi oke punya dengan inovasi sticker dan timeline yang juga oke punya. Orang orang yang mau mengontak saya tidak nanya "pin" lagi, tapi nanya "ada id line?". Waktu itu saya lumayan lelah untuk bilang bahwa saya ga punya line..sampai akhirnya saya ganti paket data yang bisa nge-line di bb, dan ber-euphoria "woooii, aku punya lineeeee"~
Ya kurang lebih semacam itu.

Tapi line yang jadi bendera kemerdekaanku itu malah ikut raib dengan raibnya juga bbku karena kemalingan. Jadi aku punya line baru sekarang. Tidak serame line lama, yang aku menggebu gebu nge add teman satu persatu. Kalau mau berpartisipasi membuat aku merasa gaul ayo coba di add id line : fnalfani


Id line : fnalfani new id yang lama hapus aja sbc last

Oke, ngomong ngomong soal mobile blogging, aku melakukan mobile blogging ini karena sekarang aku lagi di atas sebuah kereta api. Tepatnya kereta api dari bandung menuju jogjakarta. Tepatnya untuk melaksanakan niat untuk pindah hidup ke kota pelajar tersebut dan belajar disana. Perjalanan selama kurang lebih tujuh jam ini bikin aku sesak nulis dan membaca. Sialnya novel novel pdf aku pada di bb lama, dan kurang memungkinkan untuk didownload lagi. Jadi aku memutuskan untuk menulis disini. Mumpung memungkinkan. Ciyee, gajadi dibakar androidnya?

Duduk diam dikereta bikin galau. Tadi udah coba pipis sih, tapi kayaknya diakibatkan getaran dan goncangan yang luar biasa, lebih enak duduk deh. Lebih enak duduk dan menggalau. Ya. Posisi bertopang dagu dan melemparkan pandangan ke jendela kereta itu posisi paling galau yang pernah ada. Aku melihat pemandangan sesawahan di pulau jawa ini sambil memikirkanmu *halah*. Tapi iya, w lagi galau.

Aku mencoba beralih dari gadget ini dan menerawang jendela lagi. Mengingat tadi aku galau apa ya...

Ohiya. Aku galau karena aku sedang dihantui rasa bersalah. Iya, rasa bersalah banget bangetan. Ada seseorang yang udah w syukuri banget keberadaannya, kini malah w bikin dia marah. W mengatakan mantra yang salah, eh, maksudnya, w salah ngomong kemarin malam. Sebenernya w gatau sih omongan yang mana yang salah, tapi w rasa w memang salah. U emang sangat hebat dan profesional dalam membuat orang merasa bersalah. W suda meminta maaf, w harap dia baik baik saja dan tida jadi mayat yang tergilas kereta api yang sedang w tunggangi. Yang jelas iya, w lumayan kurang rela kehilangan keadaan yang sudah ada. Udah kembali nyaman. Udah gelisah (lagi) kalau ga ada dia di line. Dan sekarang mana mau dia nge line. Kenal bangetlah sama dia dan tabiatnya. Semangat f4n!

Iya itu aja galaunya. Sebenarnya di otak lebih pengen nuanginnya ke puisi. Tapi nanti aja deh kalau suasana udah kondusif. Atau, itu puisi terlalu frontal dan ga lulus sensor untuk di post disini. Jadi gausahlah ya? Mohon jangan kurangin gaji saya bos.

Karena puisi itu sudah apik di otak ini, aku akan mengutip beberapa baris.

Melupakanmu lagi
Itu sangat berat
Bukan 'melupakan' nya yang jadi bagian terberat
Tapi 'lagi' nya


Yah. Sekian. Masih ada 4 hours left to finish this trip. Kapan kapan kita mobile blogging lagi yah!



Sunday, August 3, 2014

Little Things In Life : Good Movies Live With You

Little Things in Life
Things that keep you alive even if you didn’t notice.


Hai! Little Things in Life datang lagi dan kali ini Karina Sebayang yang akan menulis untuk kita! what it is, Karina? Dan tentu saja, apa yang terbersit dalam otakmu hari ini?


Good Movies Live With You


Hai! Perkenalkan, namaku Karina Sebayang, biasa dipanggil Katherine.
Ini pertama kalinya aku nulis non-fiksi, dan karena “Mendadak sekali ini…” (a quote by the Yosia), jadi maaf kalau agak random ya.

Akhir-akhir ini, aku sedang menikmati kebebasan absolut, di mana aku bisa nonton film sepuasnya tanpa jam malam. Bicara tentang film, mau nggak mau aku jadi teringat masa-masa SD dulu, ketika Bioskop Tr4ns TV masih menayangkan film jam 9 dan 11 malam, sebelum ada acara yang merusak itu semua, YKS *ehem. 


Dulu, aku sering banget pantengin Tr4ns TV malam-malam, karena filmnya bagus-bagus. Ada trilogy The Lord of The Rings dan Back to The Future yang legendaris, film-film lamanya juga banyak yang bagus.  Sekarang film-film begituan jarang ditayangkan, yang dijual malah aksi-aksi konyol yang tidak mendidik.

Aku nggak tahu kapan tepatnya film menjadi bagian penting dalam hidup aku.Mungkin ini kedengaran lebay atau apa, tapi aku udah ngerasain gimana susahnya move on dari film, tepatnya yang baru aku tonton hari Senin tanggal 23 Juni kemarin, Brokeback Mountain. It’s a wonderful movie, and if you say you will not watch it because it’s a “gay movie”, then you’re missing out on a masterpiece. 



Have you ever had the feeling when you just want to forget everything and at the same time, you don’t? Itulah rasanya, mau move on tapi nggak mau lupa. Nggak mau lupa berarti ya ingat terus. Ingat adegan-adegan heartbreaking nya, sama fakta bahwa Heath Ledger (salah satu aktor utamanya) udah meninggal. You can get addicted to a certain kind of sadness. Itu yang menyebabkan cerita film yang berakhir sedih atau tragis itu bakal lebih diingat. Contohnya, Dead Man Walking, The Green Mile, The Notebook, Titanic, dll. 


Menjadi penggemar film ada anehnya juga sebenarnya. Contohnya, we get offended when people are playing with their gadgets during movies. Rasanya orang itu nggak menghargai film, trus ntar nanya-nanya, “Ini kenapa tadi?” Rasanya lebih baik berjalan di lembah kematian daripada menjelaskan panjang lebar bukan? Kan ada tuh film-film yang kita nggak boleh kelewatan adegan sedikit pun, kaya Memento, Inception, The Usual Suspects, dll.  Rasanya seperti ada kekuatan jahat yang berbisik, “Look, it’s the best part and they’re on their phones! Shame on you!” 

Lalu kalau bagi sebagian orang nonton aja udah cukup, kami harus tahu siapa aktornya, pernah main di film apa aja, trivia film, dan berspekulasi tentang apa yang sebenarnya terjadi dalam film itu, apa pesan tersembunyinya (kalau ada), detail-detail kecil…pokoknya menonton film bagi kami bukan sekedar "menonton film", it's way bigger than that. Good movies live with you.

Karina Sebayang

----------------------

hai, Karina! terimakasih ya atas tulisannya.
maaf sekali buat teman-teman yang harus menunggu lama agar tulisannya di post :") dan minggu lalu juga aku nggak bisa posting karena sibuk lebaran..
Selamat hari idul fitri yah! segenap keluarga Faroh Nur Alfani's Blogpage beserta kru yang bertugas (maksudnya aku sendirian) mengucapkan minal aidin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin. :)
trus...karena minggu depan dan minggu depannya lagi dan minggu depannya lagi mungkin aku bakal sibuk untuk PPSMB (ospek) UGM,  takutnya ga sempat untuk mengurus blog...jadi sepertinya lagi-lagi episode #LTIL libur dulu :') tapi kalau sempat sih gas aja. stay tune aja pokoknya, oke?!!

jangan pernah berhenti membaca. jangan pernah berhenti menulis. aku nggak bosan-bosan bilang kalau aku menunggu ide-ide besar dari kalian semua :) ciao!

untuk info cara mengirimkan ide bisa dibuka di sini


dan untuk membaca rubrik Little Things in Life, bisa di klik di sini