friday 13th

welcome welcome.

menurut tanggal hari ini hari jumat ya?
tanggal 13 ya?
sebenarnya kalau difikir fikir sih serasa biasa aja,
tapi banyak tweet yang mengajak waspada.
mungkin bisa bikin,
sial.

okelah, tanpa memperpanjang muqaddimah izinkan saya menceritakan tentang apa yang terjadi di friday 13th.

pagi itu, eh salah, pagi ini, aku pergi sekolah. pake baju putih putih karena hari ini cuma ada ceramah. bensin habis, segera kita beli bensin di pertamini alias ketengan terdekat~
singkat cerita, aku bersama teman teman udah mengumpul di musholla sekolah

ceritanya anak anak murid pada duduk lesehan gitu,

kurang lebih sih gini. kurang lebih ya..

jadi, aku duduk di bagian agak agak belakang. ada guru guru. jadi ada guru aku yang namanya bu sulis, minta tolong aku untuk nge hidupin kipas angin yang tertempel didinding di ujung dunia nan jauh disana.

sebenarnya sih, it's okay... walaupun keberatan dikit karna harus nyempil di antara orang yang duduk duduk.

dan perjalanan dimulai.
dan kalau tidak bikin malu, bukan fani namanya

aku mulai mencoba mengecilkan telapak kaki sambil menggunakan kata kata untuk permisi :

" misi wooi " dengan suara preman serak 

tapi yang menoleh malah, kakak kelas :|





" astaga, kakak kelas! " batinku *serasa novel*

astaga, segannya manggil cuma "woi" aja. gila, junior macam apa aku? jadi aku perhalus lagi kata katanya.

" permisi qaqaa... misi.. " tiada unsur alay disini, kita semua aman.

perjalanan semakin sulit karna segan nyempil menggapai sang kipas angin harus melangkahi senior senior yang sedang duduk anteng
karena barisan duduk agak sedikit...rapat. jadi aku makin susah....

" misi kaak "

" iya deek. " ucap seorang senior dengan lembut meminggirkan posisi duduknya. uwuwuwuwuw

*terpijak tas kakak kelas*
yak, bodoh sekali saudara saudara. saya sudah dipersilahkan dengan baik tapi malah mijak tas -_- dengan reflek aku malah :

" alah tepijak. maaf kak, maaf #mengelus elus tas kakak tersebut #apaapaan "
plis deh, kenapa harus dielus?
yak, karna itu prilaku yang bele sekali, semua mata tertuju padaku. e-he-he

akhirnya aku sampai juga di kipas angin itu :')
tapi bikin malunya belum berakhir..

pas aku udah menggapai kipas anginnya, belum diapa apain, ternyata kipas anginnya udah hidup duluan!


EHE SEKALI SAUDARA SAUDARA,SUNGGUH EHE MOMENT

jadi aku ngapain kesana coba???? kipas anginnya kan udah hidup!

aku kembali ke posisi pantat semula dengan lagi lagi melangkahi kakak kakak kelas. oh oh astaga surat cintaku yang pertama membuat hatiku cenat cenut, sungguh daku takut.

akhirnya aku sampai lagi ke posisi semula dengan tidak membawa hasil apa apa,
ada sih yang dibawa. urat malu yang kejang kejang dari jempol kaki sampai bulu mata

tapi, bu sulis tadi dengan tak berdosanya bilang :








" fani, kok kipas anginnya dimatiin? "

NAHLOH? aku menoleh ke kipas angin tadi. ehiya, kok mati? jah? apa tadi putaran sang kipas angin cuma halusinasi? hanya melambung jauh terbang tinggi bersama mimpi? gak, ini gak mungkin. gak mungkin!

"enggak ah bu, udah hidup "

" iya, udah hidup. tapi abis fani pegang kok mati? "

nah loh.....
wong aku tak ada nyentuh nyentuh si kipas -_-








" hidupin lagi gih "


jadi....
itu baru paket satu kesialan di friday 13th

paket dua? entahlah. tadi aku pas pergi beli ayam penyet, karna tempat parkirnya mundur dan berat aku hany sepertiga belas scoopy jadi aku tak sanggup menahan sang motor jadi dibantu sama mas mas penjualnya :|

paket tiga? jaringan smartfren minta dibunuh

paket empat? ah galau.

gini deh friday 13th. badluck fani..


Comments

Post a Comment

jangan lupa kasi komen yaa kakaaaa :3

Popular posts from this blog

music is in you, isn't it?

Interpretasi puisi : Aku Ingin, karya Sapardi Djoko Damono

Ibu yang Tidak Ideal