Karena Sudah Bayar Domain

Hi, how's life?


Postingan terakhir bulan Juni, yang berarti udah hampir 4 bulan aku ngga meninggalkan jejak apapun disini. Aku ngga keinget apa-apa sampai muncul notifikasi ini :

Siyal, sudah ditagih.

Akhirnya aku terdiam sejenak, " udah bayar mahal-mahal, ga digunain. Dasar Fani. ", benakku. Sebenarnya tiap hari aku mikirin hasrat pengen nulis yang menggebu-gebu. Pasti bakal basi banget kalo aku nyalahin rutinitas kantor dan nge-bucin (re : budak cinta). Jadi aku mau ngaku kalo aku memang pemalas.

Karena sudah bayar domain, here I am again.

Jadi, mau nulis apa?
---
now doing

Sebenernya aku udah punya draft yang aku pengen post sejak bulan Agustus. Postingan itu udah chantiq, lengkap dengan poto-poto yang menyemarakkan suasana. Apa daya, tiba-tiba sudah lewat 2 bulan aja. Draft itu tentang makanan, tentang aku yang sebagai wanita apa adanya tapi kok makanku buanyaakk banget. Aku pengen cerita tentang proses diriku yang sebelumnya kurus banget walaupun makanku banyak. Sampai akhirnya aku udah ngga kurus banget, tapi makanku tetep banyak HAHAHA. Ternyata oh ternyata, di kehidupan ini para wanita itu porsi makannya cuma sekepal tangan. Jadi, aku ngerasa dikucilkan dari peradaban. Beberapa pendekatan sudah aku lakukan, seperti mengurangi porsi makan, jaga image biar ga terlihat kaya kuli, dll. Tapi, kok susah yah? Akhir dari cerita itu adalah aku menerima diri sendiri. Yaudah kalo aku banyak makan (tempat), memang kenapa?

Begitu.

Ohiya, ada update lucu-lucu juga nih. Tau ga sih, tercatat 10 Oktober kemarin, aku sudah diangkat jadi pegawai di (sebutkan nama kantor)! Wah, senang sekali. Sini aku tunjukin foto-foto menarik.

kelas ODP 161

Integration Development Department + pak DH

aqu



Oke, karena aku sudah tidak mau melanjutkan draft yang tadi lagi, aku akan menulis tentang hal lain. Apa itu? Tunggu post selanjutnya, ya! ASAP deh. Hahaha.

Comments

Popular posts from this blog

don't judge me if you don't know me

finally,my eyes meet the most handsome guy in this world. benazioRP :')

Interpretasi puisi : Aku Ingin, karya Sapardi Djoko Damono