hello

hello

bio

Monday, May 22, 2017

Balada 7 Tahun Nge-Blog : Menghadapi Pembaca yang Tidak Suka Membaca

I write because I need to read what's in my mind.
- Anonymous

Astaga..sudah lama sekali ya ternyata.

“ Sudah lama sekali ya “ ini berlaku ke banyak hal. Sudah lama sekali aku tidak menulis di sini—post terakhir sudah September 2016, dan sudah lama sekali ya aku nge-blog. Tujuh tahun, bukan waktu yang singkat. Kalo itu anak, dia udah masuk SD. Lucu banget pastinya.

Di pagi yang cerah ini, aku mencoba menulis lagi di blog. Rasa grogi pun muncul. It’s like meeting an old friend. Ingin sekali ku peluk, ku cium, tanyakan kabar, minta nomor telepon. Ya, dia sahabatku sejak jaman dahulu kala. Yang dulunya aku kalau mau ngeblog harus jalan kaki ke warnet yang isinya anak-anak kampung pada main PB (Point blank), yang kini aku tinggal duduk manja di kost menikmati cahaya matahari masuk ke beranda kamar. Time flies so fast. Aku tumbuh bersama tulisan-tulisanku. Ketika aku alay, tulisanku alay. Ketika aku merasa tulisanku tidak alay, ternyata 3 tahun lagi aku hanya menggelengkan kepala “astaga..ini alay banget.”. Ah, banyak hal kulalui dengan blog ini.

Saking banyak hal yang kulalui dengan blog ini, aku harus berpikir ekstra keras bagaimana tulisan ini tidak sepanjang rambut Devina Aurel. Perjalanannya begitu panjang dan aku bingung mau memulai darimana. Blog ini berawal dari hasrat Fani kecil yang ingin mengutarakan isi hatinya sekaligus kepo dengan teknologi. Jadilah ia memiliki sebuah blog yang saat ini sudah di hapus. Ya, blog ini merupakan versi kedua dari blog ku. Kenapa aku membuat versi kedua? Karena aku menemukan sebuah inspirasi yang membuat aku merasa blog ku yang dulu sampah banget dan akhirnya mengulang dari total semuanya.

Thursday, September 8, 2016

Oh, God. I want to learn everything in this world


Learning never exhausts the mind.
- Leonardo da Vinci
Learning never exhausts the mind.
Read more at: http://www.brainyquote.com/quotes/topics/topic_learning.html
Learning never exhausts the mind.
Read more at: http://www.brainyquote.com/quotes/topics/topic_learning.html

Halo halo hai! Sudah sebulan lebih ya aku ngga nulis. Target satu bulan satu tulisan aja rasanya susaahh banget terpenuhi, apalagi sambil menunaikan kewajiban nulis lain serta kesenangan nulis chat buat kalean kalean semua. Ea. Seperti biasa, sebenarnya banyak yang ingin aku ceritakan. Tapi, mood nulis ku yaa selalu di jam-jam segini. Sebut saja, 7 September 1.56 AM. Jam-jamnya orang buat bobok, ngedota, atau belajar.

Ngomong-ngomong soal belajar, pasti temen-temen udah nggak asing dengan kegiatan ini. Iya, nggak asing banget. Bawaannya pengen kabur dan menghindar. Kalo bisa, ngga usahlah ya belajar. Langsung pinter aja. Sama. Aku juga pengen gitu. Kalo udah ngebicarain konteks ‘belajar’ dalam kehidupan akademik, pasti sebagian besar dari kita ngerasa…ng…sedikit…males. Most of times ngebosenin. Pemandangan biasa yang aku temui kalo aku lagi ngampus adalah mahasiswa-mahasiswa yang lagi nunduk ngeliatin gadget diam-diam, tidur, ngobrol, dan sebagian kecil yang mencatat. Aku juga gitu, kok. Tapi, apa selamanya belajar itu membosankan?



Menurut KBBI, belajar adalah berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu. Kalo secara definitif, ternyata banyak yang sudah mendefinisikan apa itu belajar. Belajar adalah perubahan yang relatif permanen dalam perilaku atau potensi perilaku sebagai hasil dari pengalaman atau latihan yang diperkuat (Wikipedia). Ya, kita sendiri tanpa dijelasin udah tahu ya apa itu artinya belajar. Tapi disini, aku pengen bahas ‘belajar’ yang mengasyikkan. Yaitu, belajar yang bener-bener datang dari diri kita sendiri.

Tuesday, July 26, 2016

7 Days Experiencing Lonesome

I've never been so alone before
In this crowded town,
I've never been this unaccompanied.
I can't imagine how it feels like drowning in the sea or get lost in the woods for months
Seven days wont sounds so long.
But it's more than enough to understand what's lonesome is all about


Lonesome makes you think
Think about what makes you happy,
makes you angry,
sad
what you truly love,
hate.
Lonesome force you to believe in your thoughts
Because nothing can be heard except yourself
Everything is upon you
What you want to wear, what you want to eat,
Will you put your raincoat when it's raining
Which new food you would like to taste. Which new place you would like to visit.
Or will you ride your bike or just walked it all away
Can you imagine making such a lot of decisions?

 

 People would stare at you
Sometimes become more polite, dont know what they're attempting to
You may forget your bill and somebody you never know laugh at you quitely
You may hear some people whispering, wondering what are you doing and why are you so fucked up
While you feel that you're totally fine
Books, gadgets, and your thoughts
will be your only friend
when you're tired to enjoy your surroundings
They dont talk but they tell you a lot
They show you how to escape without running away
In the end. The last page has read. The recent updates has refreshed,
and you have no idea what to do next.
You can go home.
Have a sleep. That's all for today.
Thank yourself.
And have a deep sleep and welcoming your lonesome in the next day.


Yogyakarta, 26 July 2016
To people that haven't recognised themselves. Go outside and hear what yourself is trying to tell. Highly recommended.

Saturday, July 23, 2016

FENOMENA 'AWKARIN' DAN CARA MENGHADAPINYA



Halo dan selamat datang kembali! Jika ini kunjungan anda pertama kali, silakan lihat-lihat dulu.

Hai, guys. Sebagai seorang blogger yang paham akan perannya menyuntikkan doktrin, eh, maksudnya membagikan tulisan-tulisan yang (Semoga) bermanfaat, rasanya kurang afdhol kalo aku nggak ngebahas ini di blog. Aku merasa ‘disalip’ oleh artis-artis timeline yang ngepost tentang ini dan berujung di ratusan like dan comment. Kan aku mau ugha! Tapi, berhubung tujuan utamaku menulis ini bukan untuk itu tapi malah untuk menetralisir itu, kita berpindah ruangan yang lebih luas lagi ya. Aku memutuskan untuk menulis disini, dengan harapan kalo temen-temen tertarik bisa stay tune, kalo ada LINE masuk bisa di close tab dulu.



Nah, pertama dan utama sekali, siapa sih awkarin?? Sebenernya aku nggak kenal sih. Mungkin kalian kenal. Dari citra-citra yang udah dihebohkan akhir-akhir ini, aku mengenal awkarin sebagai seorang seleb Instagram yang sering nge post foto sensasional. Sensasional disini dipersempit lagi ke hubungan cintanya. Tapi  ada foto-fotonya yang bagus dan artsy-artsy gimana gitu sih. Last but not least, lumayan ‘seru’ lah untuk di stalk orang banyak.

Oleh karena itu, awkarin ini punya banyaaaakk sekali yang memperhatikan hidupnya. Aku nggak tau dia siapa, tapi aku bisa tau kalau dia melepas suatu universitas (Walaupun aku juga ngga tau kebenarannya). Waw, gharim masjid deket rumahku aja aku ngga tau dia kuliah dimana. Dahsyat sekali lah penyebaran informasi mengenai awkarin. hanya bermodalkan kalian bobo bobo cantik sambil ngelus-ngelus layar smartphone kalian, sudah bisa untuk merasa mengenalnya. Bahkan dia pernah masuk LINEtoday! Kanal berita ‘ala-ala’ yang disediakan oleh LINE. Jadi bisa dibilang, kalo mamahku punya LINE, beliau bisa tahu siapa itu awkarin.

it's on LINE today!

Dari sana konflik mulai bermunculan. Ada yang mulai membuat suatu perkumpulan ‘haters’ dan ‘fans’ melihat tingkah Karin. Mulai banyak orang yang merespon fenomena ini. Seperti yang aku bilang tadi, ada yang bikin post panjang lebar (which is what I’m doing) tentang ini, video ‘reaction’ di youtube, ngomongin dari mulut ke mulut dan dari grup ke grup, atau hanya sekedar bikin rame di kolom-kolom komentar respon-respon tersebut.

‘Fenomena’ seperti ini sebenarnya udah sering terjadi. Dimana penyebaran informasi super cepat yang udah mengelilingi kita dan hal itu tak terelakkan. Teman-teman pasti sangat merasakan pengaruh signifikan dari hal tersebut. Namun, ada yang perlu teman-teman ketahui, bahwa “seharusnya”, itu ada batasnya. Memang batas tersebut tidak kelihatan. Tapi kalau teman-teman sudah membaca comment-comment seperti ini :

“ ngelepas fkui demi cowo, dia nakal dan bego. Fix “
“ cari sensasi bgt lol “
“ udah mati blm skrg awkarin nya? “

I believe this is the 'boundaries' we talked about. Dimana orang-orang udah keluar garis, sudah tidak tahu yang mana yang boleh dilakukan yang mana yang tidak. Dengan sangat berani aku nyatakan bahwa comment-comment diatas adalah cyber-bullying, singkat cerita tidak boleh dilakukan karena melanggar UU ITE dan batas-batas moral lainnya. Di sisi lain, hal itu juga sudah tak terbendung. Sangat mudah bagiku untuk mengambil tiga contoh saja dari comment seperti itu, karena masih banyaaaakk sekali comment lainnya. 



Oleh karena itu, disini aku mencoba memberikan tips-tips bagaimana cara menghadapi fenomena seperti ini, bahkan untuk pemilik kasus seperti awkarin sendiri.

Wednesday, June 1, 2016

What Can You Do With Your Talent?

If you've got a talent, protect it
- Jim Carrey

bismillah, semoga bisa nulis lagi

Sebenarnya agak sedikit grogi untuk berada di laman blogger.com ini lagi. Aih...sudah berapa lama ya? Jari-jari ini sudah terlalu jarang untuk menari-nari di tuts qwerty yang harus ditekan, bukan disentuh. Ya, beberapa waktu ini aku memang benar-benar terkungkung dalam dunia besar di perangkat kecil. Sebut saja sosial media dan sekitarnya. Hingga akhirnya melupakan hal-hal penting, menggunting kuku, misalnya.

Di sela-sela minggu tenang (H-8 UAS) ini aku mencoba sedikit mengambil intisari dari beberapa percakapan sehari-hari. Sebenarnya draft tulisan sudah banyakk sekali. Corat-coret brainstorming di kertas asal-asalan hanya berakhir sebagai tinta kering. Sampai akhirnya, sekarang aku ngetik tanpa kerangka. Semoga nggak ngalor-ngidul kemana-mana yah. Semoga tulisan ini bisa sampai ke tujuan.

Halah, tulisanmu pasti bagus, Fan. Kan emang udah bakat nulis.

Ngg.....
Menurut britannica.com , bakat (talent) itu adalah suatu kemampuan asli di beberapa jenis pekerjaan /keterampilan dan menyiratkan akuisisi yang relatif cepat dan mudah dari keterampilan tersebut. Singkat cerita, seseorang bisa dianggap berbakat akan sesuatu apabila ia lebih cepat memahami sesuatu tersebut daripada orang-orang pada umumnya. Satu orang bisa dikaruniai berbagai macam bakat. Ada yang bisa nulis, sekaligus nggambar dan nyanyi dalam satu waktu. Ada yang jago fisika tapi kalo renang oke ugha. Dan lain sebagainya, sehingga tak jarang kita sendiri saat melihat kelihaian teman kita sendiri akan sesuatu sampe akhirnya kesengsem, eh, kagum sendiri.

Talent is a guarantee of nothing